5 Kunci menulis di internet bagi pemula (dengan 0 pengalaman)

Banyak yang pengin belajar jadi penulis digital, namun nggak yakin apakah idenya cukup bagus untuk di share ke sosial media.

Mungkin kamu salah satunya.

  • Nggak ada waktu
  • Nggak tahu mau nulis apa

Adalah dua alasan klasik yang menyebabkan 95% orang hanya menjadi konsumer di sosial media.

Kata, adalah mata uang di internet.

Dengan menulis, kamu bisa membangun network, meningkatkan kemampuan berpikir, dan membuat opportunity untuk diri sendiri.

Menulis, adalah back-bone pekerjaan saya selama 5 tahun terakhir. Karena itu, saya akan berbagi 5 tips sederhana yang bisa membantu kamu jadi Penulis part-time.

1) Jangan perfeksionis

“Tulisannya belum ready sekarang.”

Merupakan adalasan favorit para penulis pemula.

Memangnya kapan bisa READY?

Yakinlah, nggak semua tulisan kamu akan sukses.

Justru mayoritas akan jadi noda yang memalukan.

Salah satu rintangan yang harus dilewati oleh penulis pemula adalah menyadari bahwa perfeksionisme merupakan penghambat.

Perfect, adalah skala ukur yang nggak masuk akal.

Mengejar kesempurnaan akan melambatkan perjalananmu.

Mereka yang melakukan sebaliknya, dapat dipastikan finish lebih awal.

Biasakan untuk nggak overhinking.

Who cares kalau tulisanmu jadi sampah di internet, tanpa impresi dan engagement? Kamu kan masih belajar.

Semakin cepat kamu belajar, semakin cepat kamu bertumbuh. That’s it.

2) Jangan menunda-nunda

Procrastination (menunda-nunda) bisa jadi senjata yang berguna bagi penulis. Dengan syarat, setelah kamu melepas status pemula.

(Jika merasa masih pemula, sebaiknya jangan).

“Gue akan mulai besok.”

“Gue mulai hari Senin.”

“Gue mulai awal bulan.”

No. Mulai aja dulu.

Jadi penulis itu harus disertai dengan habit menulis yang baik.

Dan untuk membangun habit menulis, kamu harus rajin menulis.

Sama dengan self-improvement lain. Kalau terlalu banyak ‘besok’-nya, nggak bakalan jadi.

Sekarang udah memasuki bulan ke-2 di kuartal 2 tahun 2024.

4 bulan sudah berlalu.

Jangan menyia-nyiakan sisa 8 bulan, dan 5 hari lagi.

Mulai sekarang, mulai hari ini!

3) Percaya diri

Gimana cara untuk membangun rasa percaya diri sebagai seorang penulis? Ya, nulis.

Sederhana, namun sangat sulit.

Penulis pemula seringkali sembunyi di zona nyaman.

Menunggu ide brilian, lalu menulis sebisanya, berlandaskan imajinasi.

Itu karena belum ada yang menyadarkan bahwa ketika baru memulai, kamu adalah penulis yang buruk.

Karena itulah, kamu butuh latihan.

Nggak ada orang yang mulai dengan rasa percaya diri yang tinggi.

Justru kebalikannya, pede itu bermula dari banyaknya latihan seiring kamu melangkah ke depan.

4) Pilih 1 platform

Di mana tempat yang bagus untuk menulis?

Di mana aja asal bisa mendapat traksi.

Perbedaan kamu, penulis modern, dan penulis lawas adalah sosial media.

Kamu bisa pakai X (twitter), Medium, bahkan caption Instagram.

Saya sarankan X (twitter).

“Jika ingin mendapat massa, buatlah video. Namun jika ingin mencapai orang-orang yang cerdas, mulailah menulis.”

Saya tidak menyarankan kamu membangun blog pribadi (seperti fachrynuzuli.com), sampai kamu benar-benar nyaman untuk menulis setiap hari.

Namun, jika kamu mirip denganku, bisa memunculkan motivasi ekstra akibat terlanjur investasi, aku nggak melarang kamu coba bikin blog pribadi.

Hanya saja, jangan sampai terlalu fokus customizing blog sehingga lupa menulis.

5) Tentukan time block

Salah satu alasan nggak menulis adalah, “nggak punya waktu.”

Jadi begini.

Nggak cuma menulis.

Di semua hal, yang mana kamu butuh progress, kamu ga akan ‘ketemu’ waktunya.

Kamu bikin, kamu tentukan.

Apalagi sebagai penulis part-time. Hal ini sangat sakral.

Temukanlah waktu menulismu.

Waktu di mana kamu sangat produktif, dan tidak terlalu terganggu oleh orang sekitar.

Bagiku, jam 4–6 pagi.

Ini sepenuhnya ada di kamu.


Jika 5 poin tersebut cukup resonate dengan kamu, bagus.

Memang itulah faktanya.

Saya rasakan di diri saya, dan juga oleh mereka yang baru memulai perjalanannya sebagai penulis.

Kabar baiknya, 5 hal tersebut sangat mudah untuk dilakukan.

Kamu bisa jadi penulis part-time, sambil bekerja 9-5.

Bertahanlah melakukannya, temukan joy di dalamnya.

Soon enough, kamu akan mencapai sukses, dan merasakan perubahan di kehidupan sehari-hari dan profesionalmu.

Talk soon,

fachry